Sabtu, 02 Juni 2012

Juni, Fenomena Langit Indonesia


Senin, 4 juni 2012 Indonesia akan melihat penampakan gerhana bulan sebagian, yaitu ketika cahaya bulan sebagian tertutupi oleh bayangan bumi, sehingga hanya terlihat bagian yang terkena pantulan cahaya matahari saja, peristiwa ini terjadi karena Bulan, Bumi, dan Matahari berada pada satu garis lurus, gambaran dari peristiwa ini adalah sebagai berikut

pada bagian yang petang adalah bagian yang tidak terkena pantulan dari cahaya matahari karena posisinya yang tertutup bumi.
Kejadian ini akan berlangsung selama 2 jam, Indonesia bagian timur seperti Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Maluku, dan Papua menjadi tempat terbaik untuk menyaksikan gerhana bulan sebagian. Dari daerah ini, masyarakat bisa menyaksikan piringan bulan perlahan ditutup oleh bayangan. Peristiwa ini mulai terjadi pada pukul 18.59 WIT.
Sedanglan di wilayah barat Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan, peristiwa gerhana hanya berlangsung selama satu jam hingga pukul 19.06 WIB. Karena proses gerhana sebenarnya sudah terjadi sebelum bulan itu terbit. Di Indonesia gerhana bulan berikutnya dapat disaksikan pada 15 April 2014. Ketika itu seluruh permukaan bulan masuk ke dalam bayangan bumi.
Gerhana bulan terakhir yang terlihat dibelahan bumi Indonesia adalah pada tanggal 1 Januari 2010, menurut BMKG 4 juni 2012 akan terjadi gerhana bulan sebagian (GBS) yang dapat diamato dari sebagian besar wilayah Amerika, Samudra Pasifik, Australia, Asia Timur, Asia Tenggara serta sebagian besar wilayah Asia selatan bagian Timur. Sementara pengamat Asia bagian barat, Afrika dan Eropa tidak dapat menyaksikannya. Pengamat Amerika dapat mengamati gerhana pada saat bulan akan terbenam, sehingga proses akhir gerhana tidak akan teramati. Sementara pengamat wilayah Pasifik sebagian besar Australia bagian Timur dan Papia dapat menyaksikan seluruh proses gerhana. Adapun pengamat di wilayah Asia Timur,  Asia Tenggara serta Asia Selatan bagian Timur akan mengamati gerhana pada saat bulan akan terbit, sehingga posisi awal gerhana tidak teramati. Terkecuali dibagian timur Papua, pengamat dapat mengamati proses wawal gerhana ini karena gerhana sedang berlangsung saat bulan terbit.
Sedangkan fenomena yang akan terjadi selanjutnya adalah fenomena transit venus pada tanggal 6 juni 2012, fenomena transit venus ini terjadi karena gerak dari revolusi bumi mengelilingi matahari dan gerak revoluso dari venus mengelilingi matahari, sehingga pada tanggal 6 Juni 2012 nanti matahari akan terlihat seperti ada bulatan hitam di permukaannya yang bergerak perlahan, bulatan hitam ini merupakan venus yang bergerak atau disebut fenomena transit venus. Venomena ini dapat digambarkan sebagai berikut

Transit langka ini berlangsung selama enam jam. Wilayah timur Indonesia seperti Papua, Maluku, dan Sulawesi lagi-lagi menjadi tempat observasi terbaik. Di daerah ini transit bisa disaksikan sejak pukul 07.09 WIT. Ketika itu matahari baru muncul di balik horizon dan Venus masuk perlahan ke dalam piringan surya. DI wilayah lain, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali baru menyaksikan peristiwa ini saat Venus sudah berada di dalam piringan matahari.
Transit terakhir yang pernah disaksikan manusia terjadi pada tahun 2004. Transit venus, kata Taufiq terjadi berpasang-pasangan dengan jarak 8 tahun. Setiap pasang transit berjarak dengan variasi 105 dan 122 tahun. Transit berikutnya baru terjadi pada 2117.
Sepanjang sejarah, manusia baru menyaksikan tujuh kali transit. Tiga transit terakhir mendapat sambutan meriah dari seluruh dunia. Kemeriahan tersebut dipastikan akan terjadi lagi pada tahun ini. Hanya segelintir negara saja yang tak bisa menyaksikan transit seperti Brazil, Afrika Selatan, dan Portugal. Negara lain di seluruh Asia, Australia, Eropa, Amerika Utara bisa menyaksikan fenomena ini.

2 komentar:

  1. Aktif nemen koe ng blog,
    nyong banu malah sungkan ngurusi blog.. ..

    BalasHapus